Desa Tanjung Eran
Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan
Tanjung Eran berkomitmen Mencegah STUNTING
Mandi Angin. Stunting merupakan bentuk gagalnya pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Hal ini dicirikan dengan tinggi badan anak lebih pendek dari anak seusianya. Bukan hanya fisik, kecerdasannya juga terhambat. Ketika beranjak dewasa, si anak rentan terhadap penyakit, kegemukan, dan kurang berprestasi di sekolah.
Dalam ranga mendukung program Pemerintah dalam Pencegahan Stunting, Selasa (12/11/2019) Pemerintah Desa Tanjung Eran mengadakan Sosialisasi Pencegahan Stunting Kepada Kader Posyandu dan masyarakat. Sosialisasi yang dilakukan dengan menghadirkan Camat Pino,Surahman, M.Kes, Puskesmas Anggut, Pendamping Desa, Bhabinkantibmas dan Babinsa. Bertepat di Kantor Desa Tanjung Eran, sosialisasi awal ini di prioritas kan kepada para kader Posyandu, karena Posyandu merupakan garda utama pelayanan kesehatan bayi dan balita di masyarakat. Sesuai dengan tujuan dibentuknya posyandu adalah untuk percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui pemberdayaan masyarakat, maka sasaran kegiatan posyandu tidak hanya anak balita saja, tetapi juga mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu nifas. Kegiatan yang dilakukan di posyandu terfokus pada pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), imunisasi, gizi dan pencegahan serta penanggulangan diare. Selanjutnya para kader posyandu secara bersama-sama dengan Pemerintah Desa dan masyarakat mensosialisasikan pencegahan Stunting kepada masyarakat secara intensif.
Pemerintah Desa Tanjung Eran berkomitmen dalam pencegahan Stunting di tingkat desa, kedepan akan dibuat program-program yang akan berkaitan langsung dengan melibatkan seluruh masyarakat agar dapat mencegah Stunting.



Nopti Rianah
03 November 2022 03:26:49
Semoga ini awal ikhtiar yang baik insyaAllah untuk menuju lebih baik, Satu Data Indonesia untuk Program...