Desa Tanjung Eran
Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan
JAMUR CRISPY, Hasil Pengolahan Pasca Panen Jamur Tiram yang menjanjikan
Bertempat di Kantor Desa Tanjung Eran Kecamatan Pino Bengkulu Selatan, Pemerintah Desa Tanjung Eran mengadakan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram dan Pengelolaan Pasca Produksinya (12-13/12/19). Pelatihan yang diikuti oleh 20 orang peserta dari Ibu-ibu PKK menghadirkan Pemateri Petani Jamur Desmara Putra,SP beserta Tim nya dari Akademi Peradaban Desa Kota Bengkulu.
Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan tahun sebelumnya, dimana sejak tahun 2018 kelompok Ibu-ibu PKK Tanjung Eran sudah memulai usaha budidaya jamur Tiram. Pelatihan kali ini merupakan pemantapan terhadap ilmu budi daya jamur tiram dan juga pengelolaan pasca panen nya. Dimana sebelumnya jamur Tiram masih di jual dalam bentuk segar, diharapkan kedepan jamur tiram dapat diolah menjadi hasil olahan yang lebih bernilai ekonomis lagi.
Dihari pertama pelatihan, peserta diajarkan tentang pengelolaan pasca panen jamur tiram, dalam hal ini pengelolaan Jamur Tiram menjadi Crispy Jamur Tiram yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan lebih awet. Berikutnya dihari kedua pelatihan Peserta di ajarkan cara pembuatan Baglog jamur yang baik dan benar sehingga potensi pertumbuhan jamur tiram bisa mencapai 100%, juga tekis-teknis perawatan baglog jamur tiram agar baglog dapat berproduksi sesuai dengan kapasitasnya.
Ferawati, salah satu peserta pelatihan mengatakan, ilmu pengolahan pasca panen Jamur Tiram ini sangat penting, selama ini kita jual Jamur tiRam dalam bentuk segar yang terkadang tidak habis terjual. “kalau kita jual jamur tiram dalam bentuk Jamur Crispy, saya yakin akan sangat menghasilkan, karena selisih harga dan juga awet sehingga kita tidak ragu jika jamur tiram segar kita belum laku, bisa kita olah menjadi jamur crispy”
Sejalan dengan pemikiran Ferawati, Ketua TP PKK Desa Tanjung Eran, Normatati, mengajak seluruh peserta pelatihan untuk lebih serius lagi mengusahkan jamur tiram ini, sehingga dapat membantu peingkatan ekonomi keluarga nantinya.
Sementara itu, Rudi Hartono, Kepala Desa Tanjung Eran mengharapkan kepada peserta pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan memiliki pegetahuan mengenai prospek jamur tiram, mampu merancang sebuah usaha budidaya dengan analisa perhitungan usahanya, mempunyai keterampilan membudidayakan dengan baik dan mampu menyasar dengan produk segar maupun olahannya.



Nopti Rianah
03 November 2022 03:26:49
Semoga ini awal ikhtiar yang baik insyaAllah untuk menuju lebih baik, Satu Data Indonesia untuk Program...