Desa Tanjung Eran
Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan
Sayuran Segar Produksi PKK Tanjung Eran Habis Dibeli Warga
Mandi Angin. Salah-satu kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemerintah Desa Tanjung Eran melalui Kelompok PKK mengembangkan Tanaman Hidroponik. Pelatihan Hidroponil bagi ibu-ibu PKK dilakukan di tahun Anggaran 2018 beserta peralatan dan perlengakapanya. Saat ini tanaman hidroponik PKK Desa Tanjung Eran sudah masuk ke periode kedua penanaman.
Rudi Hartono, Kepala Desa Tanjung Eran mengatakan, menanam sayuran memakai media hidroponik menjadi solusi atas keterbatasan lahan. Hasilnya pun tidak kalah bagus dengan sayuran pertanian konvensional. Prinsip pertanian hidropik adalah budidaya tanaman yang tidak lagi memakai tanah sebagai media tanam, tetapi memanfaatkan air yang telah diberi nutrisi untuk tanaman. Menurut dia, keunggulan budidaya hidroponik di antaranya tanpa pestisida karena media tanam yang digunakan bukan tanah, lebih mudah memberi komposisi nutrisi bagi sayuran sehingga nilai jualnya lebih tinggi. Kemudian, sayuran tetap bersih, lebih segar, dan renyah. Rudi Hartono menjamin sayuran hidroponik tanpa bahan pestisida atau zat kimia.
Selanjutnya Rudi Hartono mengatakan, bahwa sebelumnya banyak yang mencemooh terhadap kegiatan ibu-ibu PKK ini yang menanam Hidroponik di lingkungan Kantor Desa, karena beranggapan bahwa lahan masih luas sehingga tidak perlu menanam pakai system hidroponik, namun demikian kita dari pemerintah desa dan ibu ibu PKK masih berkeyakinan bahwa kegiatan ini akan berhasil dan kedepan dapat jadi contoh untuk memanfaatkan halaman masing masing rumah untuk bertanam sayur-sayuran, dengan tekhik apapun. Kita berharap masyarakat dapat mengambil pelajaran bahwa, dengan lahan sempitpun kita masih bisa produktif.
Sistem hidroponik yang di kembangkan di desa tanjung eran saat ini menggunakan system DFT, dengan pengairan yang terus menerus. Saat ini, karena masih langkah awal atau percontohkan kita baru membuat satu unit system Hidroponik DFT dengan jumlah tanaman 312 buah, terang Ilman, perangkat desa Tanjung Eran yang membidangi pemberdayaan masyarakat. Kedepan jika kegiatan ini berhasil tidak menutup kemungkinan akan di kembangkan menjadi lebih besar atau banyak lagi, kata Ilman selanjutnya.
Sayur yang di tanam di hidroponik pada periode pertama meliputi sayur sawi putih, sawi manis, selada, pakcoy dan kalian. Panen pertama ini hasilnya sangat memuaskan, banyak masyarakat berminat dengan sayur yang kita hasilkan, kata Normatati ketua PKK Tanjung Eran. Kami menjual sayurnya ke sekolah-sekolah, ke kantor desa tetangga dan kemasyarakat umum katanya selanjutnya. (cetta)



Nopti Rianah
03 November 2022 03:26:49
Semoga ini awal ikhtiar yang baik insyaAllah untuk menuju lebih baik, Satu Data Indonesia untuk Program...